Sepasang perasaan meminta dipeluk tanpa memberi spasi untuk berkompromi.

Sulit menjelaskan pertengkaran hebat yang mendiami hati.

Tapi untuk menyimpan sendiri, rasanya tak benar-benar bisa disanggupi.

Ingin melarikan diri, tapi tak ada tempat yang bersedia untuk dia singgahi.

Aku takut menjadikan dia wahana pelarian diri.

Sungguh, Aku dihimpit ketidakberdayaan.

Hati yang mencipta ilusi tak henti memaksaku untuk terjun kepada sesuatu tak ku sukai.

Aku merasa sedang berada diantara himpitan jurang.

Tak ada yang bisa ku lewati dan aku hanya bisa diam.

Menatapi pertengkaran rasa, masa lalu, hati, pikiran dan masa depan.

Ahh.. hujan di semananjung gersang. Tak seimbang.

Notes:

Langit adalah kitab yang terbentang. Bumi adalah tempat yang penuh dengan mimpi-mimpi menjadi bintang. Segala puji kepada Allah swt. atas segala nikmat yang tiada hentinya menyapa kita. Berapa kali kita ingin segera selesai,padahal baru saja memulai.Tapi kita selalu diberi kekuatan karena ada banyak hal yang menanti didepan sana.
“Hujan di Semenanjung Gersang” adalah judul buku pertamaku. Karena kita tahu,dalam hidup ini selalu ada kisah yang berlawanan.Kadang diwarnai senyuman.Terkadang dalam kabut tangis yanh berkepanjangan. Meresapi hari kemarin,hari ini dan hari depan.Mari membaca dengan rasa. Buku ini tentang hidup yang banyak warnanya, tentang ketidakberdayaan,kemerdekaan, perjuangan,hujan, rindu, aku dan kamu.
Sebenarnya, tak ada yang spesial dari puisi-puisi saya ini karena saya masih terus belajar merangkai kata.Setidaknya, anak kalimat dan induk kalimat bisa menyatu dan memberi arti yang baru.Bahwa hidup tak selalu melulu harus nomor satu.Adakalanya kita harus mengikuti fatwa hati untuk sebuah kebahagiaan hakiki yang selalu dinanti.

Semoga pembaca suka.😊
Judul: Hujan di Semenanjung Gersang
Penulis: Nanda Sri Wahyuni
No.ISBN: 978-602-5719-51-6
Jumlah halaman: 143hlm.
Harga: 50.000

Jika ingin memesan boleh langsung klik pesan di halaman bawah web ini ya. Thank you

logo


0

8 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nanda Sri Wahyuni Pulungan

Assalamualaikum, aku Nanda
Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Penyuka puisi, membaca dan menulis. Menulis sejak 2015.Penulis dua buku kumpulan puisi yaitu Hujan di Semenanjung Gersang(2018) dan Usah Kau Kenang Lagi(2019).Terimakasih sudah singgah dan salam kenal..